Bimtek/Pelatihan Laboratorium

Program yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi personel laboratorium dalam berbagai aspek teknis dan operasional. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa laboratorium dapat berfungsi secara efisien, memenuhi standar kualitas, dan mematuhi regulasi yang berlaku.

Audit Internal Berbasis ISO 19011:2018

Audit Internal berbasis ISO 19011:2018 dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam melaksanakan audit internal yang efektif sesuai dengan standar internasional.

Metode Pelatihan

  1. Presentasi dan Diskusi
    Menyampaikan teori dan prinsip audit dengan diskusi interaktif.
  2. Latihan Praktis
    Kegiatan praktis untuk melatih keterampilan audit, termasuk pengumpulan bukti dan analisis temuan.
  3. Simulasi
    Simulasi audit untuk memberikan pengalaman langsung dalam melakukan audit internal.
  4. Studi Kasus
    Analisis kasus nyata untuk mendalami aplikasi prinsip audit.
  5. Evaluasi dan Umpan Balik
    Penilaian peserta dan umpan balik untuk meningkatkan keterampilan audit.

10 - 15 September 2024

Bandung, Jawa Barat

Pelatihan Laboratorium

Trainer From UPI Lab

K3 Laboratorium

Dirancang untuk memastikan bahwa semua personel laboratorium dapat bekerja dalam lingkungan yang aman dan sesuai dengan standar kesehatan dan keselamatan.

Metode Pelatihan

  1. Sesi Teori: Pengajaran konsep-konsep dasar keselamatan dan kesehatan melalui ceramah, presentasi, dan diskusi.
  2. Praktikum: Latihan praktis untuk penerapan prosedur keselamatan, termasuk simulasi situasi darurat, penggunaan APD, dan penanganan bahan berbahaya.
  3. Studi Kasus: Analisis kasus nyata atau simulasi untuk memahami dan menangani potensi risiko dan kecelakaan di laboratorium.
  4. Demonstrasi: Demonstrasi penggunaan peralatan dan teknik keselamatan yang tepat oleh instruktur berpengalaman.

10 - 15 September 2024

Bandung, Jawa Barat

Pelatihan Laboratorium

Trainer From UPI Lab

Validasi & Verifikasi Metode Uji Kimia

Pelatihan ini sangat penting dalam konteks laboratorium yang bekerja dengan bahan kimia dan produk yang memerlukan kepatuhan terhadap standar kualitas dan regulasi.

Metode Pelatihan

  1. Sesi Teori

    • Ceramah dan Presentasi: Penyampaian materi dasar tentang validasi dan verifikasi metode uji melalui ceramah dan presentasi oleh instruktur berpengalaman.
    • Diskusi: Diskusi tentang konsep-konsep kunci dan bagaimana menerapkannya dalam praktik laboratorium.
  2. Praktikum

    • Latihan Laboratorium: Latihan langsung di laboratorium untuk menerapkan teknik validasi dan verifikasi pada metode uji kimia.
    • Simulasi: Simulasi berbagai situasi yang mungkin dihadapi dalam proses validasi dan verifikasi.
  3. Studi Kasus

    • Analisis Kasus Nyata: Studi kasus dari situasi nyata di laboratorium untuk mengidentifikasi masalah dan solusi dalam validasi dan verifikasi metode uji.
  4. Dokumentasi dan Sertifikasi

    • Pembuatan Laporan: Latihan dalam menyusun laporan validasi dan verifikasi yang sesuai dengan standar dan persyaratan.
    • Sertifikasi: Pemberian sertifikat kepada peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan sebagai bukti kompetensi dalam validasi dan verifikasi metode uji kimia.

10 - 15 September 2024

Bandung, Jawa Barat

Pelatihan Laboratorium

Trainer From UPI Lab

Pendampingan Akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017

Jasa pendampingan layanan profesional yang bertujuan membantu laboratorium atau fasilitas uji untuk memperoleh sertifikasi sesuai dengan standar internasional ISO/IEC 17025:2017.

Metodologi Layanan Pendampingan

  1. Konsultasi

    • Diskusi Awal: Menyusun rencana pendampingan berdasarkan kebutuhan spesifik laboratorium.
    • Analisis Kebutuhan: Mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan khusus yang dihadapi laboratorium dalam proses akreditasi.
  2. Implementasi

    • Pendampingan Langsung: Melakukan pendampingan langsung di lokasi laboratorium untuk implementasi prosedur dan sistem manajemen mutu.
    • Dokumentasi dan Pelaporan: Membantu dalam menyusun laporan dan dokumentasi yang diperlukan untuk proses akreditasi.
  3. Monitoring dan Evaluasi

    • Evaluasi Berkala: Melakukan evaluasi berkala untuk memantau kemajuan dan efektivitas implementasi sistem manajemen mutu.
    • Feedback dan Perbaikan: Memberikan umpan balik dan rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan.
  4.  

10 - 15 September 2024

Bandung, Jawa Barat

Pelatihan Laboratorium

Trainer From UPI Lab

Program Pelatihan Laboratorium Lainnya

Pilih dan temukan program layanan yang Anda butuhkan

Jabatan yang memiliki wewenang & tanggung jawab dalam mengelola segala kebutuhan dan proses bekerja di laboratorium

Prinsip dan prosedur yang tersusun secara sistematis untuk menjalankan kegiatan bekerja di laboratorium secara aman dan terkendali serta dapat menghasilkan data yang akurat dan terpercaya

Standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Standar ini dirancang untuk memastikan bahwa laboratorium dapat menghasilkan hasil yang valid dan akurat serta dapat diandalkan. Awareness atau kesadaran tentang ISO/IEC 17025:2017 penting bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan laboratorium.

Proses yang penting untuk memastikan bahwa laboratorium mematuhi standar dan prosedur yang ditetapkan serta terus meningkatkan sistem manajemen mutu dan kompetensi teknis.

Serangkaian standar internasional yang berfokus pada sistem manajemen lingkungan (Environmental Management System, EMS). Versi terbaru dari standar ini adalah ISO 14001:2015, yang memberikan panduan tentang bagaimana organisasi dapat mengelola dampak lingkungan mereka secara efektif dan berkelanjutan. Awareness atau kesadaran tentang ISO 14001:2015 sangat penting untuk memastikan bahwa organisasi memahami dan dapat menerapkan persyaratan standar ini dengan benar.

Rangkaian standar dan versi terbaru adalah ISO 14001:2015) berbasis pada ISO 19011:2015 adalah proses yang dirancang untuk memastikan bahwa sistem manajemen lingkungan (Environmental Management System, EMS) diorganisasi sesuai dengan persyaratan standar dan efektif dalam pengelolaan dampak lingkungan.

Serangkaian proses dan prosedur yang diterapkan untuk memastikan bahwa hasil analisis laboratorium atau pengujian ilmiah adalah akurat, konsisten, dan dapat diandalkan. Konsep ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari perencanaan analisis hingga evaluasi hasil, dengan tujuan untuk memenuhi standar kualitas dan kepuasan pelanggan.

Sebuah sistem manajemen mutu yang dirancang untuk memastikan bahwa data laboratorium, khususnya data yang digunakan untuk penilaian keamanan bahan kimia dan obat-obatan, dihasilkan dengan cara yang konsisten, akurat, dan dapat diandalkan. GLP menekankan pada dokumentasi, prosedur yang terstandarisasi, dan pengendalian kualitas dalam kegiatan laboratorium. GLP merupakan standar yang diterapkan terutama dalam penelitian dan pengembangan di bidang farmasi, bahan kimia, dan bioteknologi, serta untuk kepentingan pendaftaran produk dan kepatuhan terhadap regulasi.

Dirancang untuk memastikan bahwa semua personel laboratorium dapat bekerja dalam lingkungan yang aman dan sesuai dengan standar kesehatan dan keselamatan.

Tenaga laboran atau teknisi laboratorium memegang peranan penting dalam operasi laboratorium, baik di lingkungan akademik, industri, atau penelitian. Mereka bertanggung jawab untuk berbagai tugas yang memastikan bahwa laboratorium berfungsi dengan efisien dan hasil analisis adalah akurat dan dapat diandalkan.

Proses penting dalam laboratorium yang memastikan bahwa alat pengukur menghasilkan hasil yang akurat dan konsisten. Kalibrasi volume, massa, dan suhu adalah tiga area kunci dalam kalibrasi alat laboratorium.

Proses evaluasi untuk memastikan bahwa spektrofotometer UV-Visible berfungsi dengan baik dan memberikan hasil yang akurat serta konsisten dalam mengukur absorbansi atau transmitansi cahaya dalam rentang ultraviolet (UV) hingga tampak (Visible). Spektrofotometer UV-Visible digunakan dalam berbagai aplikasi analisis, seperti pengukuran konsentrasi senyawa, karakterisasi bahan, dan pemantauan reaksi kimia.

Proses evaluasi untuk memastikan bahwa sistem kromatografi gas berfungsi dengan baik dan memberikan hasil yang akurat dan konsisten dalam memisahkan dan menganalisis senyawa volatil. Uji kinerja ini melibatkan berbagai aspek dari sistem GC, termasuk kolom, detektor, dan perangkat lunak analisis.

Proses evaluasi untuk memastikan bahwa sistem HPLC berfungsi dengan baik dan memberikan hasil analisis yang akurat serta konsisten. HPLC adalah teknik kromatografi yang digunakan untuk memisahkan, mengidentifikasi, dan mengukur komponen dalam campuran cairan. Uji kinerja ini mencakup berbagai aspek sistem HPLC, termasuk kolom, detektor, dan sistem pompa.

Prosedur penting untuk memastikan bahwa peralatan laboratorium ini berfungsi dengan baik dan memberikan hasil yang akurat.

Proses penting dalam laboratorium untuk memastikan bahwa metode analisis yang digunakan adalah tepat, akurat, dan dapat diandalkan. Kedua proses ini memastikan bahwa metode yang diterapkan memenuhi persyaratan kualitas yang diperlukan dan bahwa hasil yang diperoleh dapat dipercaya.

Proses kritis dalam laboratorium mikrobiologi untuk memastikan bahwa metode analisis mikrobiologi yang digunakan adalah tepat, akurat, dan dapat diandalkan. Proses ini penting untuk menjamin bahwa hasil analisis mikrobiologi yang diperoleh valid dan dapat dipercaya, terutama dalam konteks pengujian keamanan pangan, air, dan produk farmasi.

Proses penting untuk menilai sejauh mana hasil pengukuran dapat dipengaruhi oleh berbagai sumber kesalahan. Ketidakpastian ini memberikan gambaran tentang sejauh mana hasil pengukuran dapat diandalkan dan merupakan bagian integral dari sistem manajemen kualitas laboratorium.

Proses untuk menentukan sejauh mana hasil pengukuran titrasi dapat bervariasi. Titrasi adalah teknik analisis kuantitatif yang digunakan untuk menentukan konsentrasi suatu zat dalam larutan dengan menambahkan reagen standar hingga titik akhir reaksi tercapai. Ketidakpastian analisis titrimetri mengukur seberapa besar potensi kesalahan yang dapat mempengaruhi hasil titrasi.

Proses penting untuk menilai sejauh mana hasil pengukuran massa dalam teknik gravimetri dapat bervariasi. Analisis gravimetri adalah metode analisis kuantitatif yang melibatkan pengukuran massa zat untuk menentukan konsentrasi komponen tertentu dalam sampel. Ketidakpastian ini memberikan gambaran tentang sejauh mana hasil massa yang diukur mungkin tidak akurat dan melibatkan beberapa sumber potensi kesalahan.

Info Selengkapnya

Konsultasikan kepada Kami